Memperjuangkan hak dan kesejahteraan perempuan pesisir dan kaum marginal.
Mewujudkan perempuan sebagai agen utama perubahan pembangunan.
Pengorganisasian komunitas, pendidikan kritis, advokasi keadilan gender, pengembangan pengetahuan berbasis penelitian, serta pendidikan seni budaya berbasis lingkungan berkelanjutan.

Pendidikan seni budaya berbasis lingkungan berkelanjutan.
Ruang belajar kritis perempuan pesisir tentang hak, kepemimpinan, dan pengorganisasian.
Penguatan ekonomi perempuan dan keluarga pesisir melalui kerja kolektif.
Pendidikan dan advokasi untuk menjaga kawasan pesisir dari kerusakan ekologis.
Organisasi ini lahir pada 8 Maret 2020 di tengah situasi pandemi COVID-19 sebagai wadah perjuangan perempuan dan kaum marginal di kawasan pesisir Sulawesi Tenggara.
Gerakan ini tumbuh dari keresahan perempuan pesisir terhadap ancaman kehilangan mata pencaharian, meningkatnya kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta kebutuhan membangun organisasi rakyat yang kuat.
Menguatkan komunitas perempuan dan kaum marginal di pesisir melalui pendidikan kritis, advokasi, riset, seni budaya, dan kerja kolektif.
Saat ini wilayah kerja meliputi Kota Kendari, Kabupaten Konawe, dan Kabupaten Konawe Selatan.
Koordinator: Mutmainna. Sekretariat: Hasraeni dan Sri Wahyuni Irawan. Kepala Sekolah: Wa Tati.
Program disusun untuk memperkuat pengetahuan, ekonomi, budaya, dan daya juang perempuan pesisir.
Saat ini Jaringan Perempuan Pesisir bekerja di Kota Kendari, Kabupaten Konawe, dan Kabupaten Konawe Selatan.
Kemitraan membuka ruang dukungan bagi pendidikan, kebudayaan, dan penguatan komunitas perempuan pesisir.
Catatan kegiatan, kabar komunitas, dan pembelajaran dari gerakan perempuan pesisir.
Selamt datang di WordPress. Ini adalah pos pertama Anda. Sunting atau hapus, kemudian mulai menulis!